Naas sekali kisah seorang perempuan paruh baya yang berasal dari Bolivia ini. Bagaimana tidak, karena dituduh mencuri mobil, warga yang marah mengikatnya di pohon agar digigit semut api hingga tewas.
Peristiwa yang sangat mengenaskan ini terjadi pada saat malam tahun baru di kota Caranavi yang letaknya sekitar 160 kilometer ke arah timur laut dari ibu kota La Paz. Sebenarnya, wanita paruh baya tersebut masih hidup saat ditolong oleh pihak yang berwajib dan sempat juga dilarikan ke rumah sakit.
Namun, lantaran semut-semut api tersebut menggigit kerongkongannya, perempuan berusia 52 tahun tersebut meninggal dunia akibat kesulitan bernafas. Warga setempat menangkap perempuan paruh baya tersebut setelah terlebih dahulu masyarakat mengikat putranya di pohon lantaran dituduh mencuri.
Pemerintah setempat sementara ini menyebutkan jika korban dan kedua anaknya yang berusi 22 dan juga 28 tahun tersebut datang ke kota La Paz untuk menagih hutang. Namun entah bagaiman belum diketahui penyebabnya malah berujung pada tindak yang keji seperti itu. Mengenai kedua anak perempuan tersebut, tidak ada informasi yang lebih jauh.
“Awalnya investigasi ini dibuka terkait kasus percobaan pencurian mobil. Namun, arah investigasi berubah menjadi dugaan pembunuhan dan penganiayaan,” papar Gunter Agudo, seorang Kepala Kepolisian setempat, dilansir dari Komps.com.
Sampai saat ini, pihak kepolisian baru menangkap satu orang pelaku yang diduga menjadi biang keladi alias provokator yang menyebabkan masyarakat bertindak brutal seperti itu. Salah seorang warga menggambarkan jika korban dan kedua anaknya datang ke kota itu sebagai kriminal dan membuat onar.
Warga juga menyebutkan jika ketiga orang tersebut mempesulit warga miskin. Namun, seseorang yang bernama Robertmar Aramayo yang mengaku sebagai keponakan korban mengencam keras tindakan warga di Caranavi.
“Keluarga kami sangat kehilangan bibi tercinta. Saya harap pengadilan bisa menjelaskan apa yang terjadi karena mereka membuat sepupu saya kehilangan ibunya,” tulis Aramayo di Facebook.
