Sebuah video merekam momen saat orang tua memberikan ciuman selamat tinggal kepada dua putrinya yang masih kecil. Mereka mencium diduga sebelum mengirimkan keduanya dalam misi bom bunuh diri untuk meledakkan kantor polisi Suriah.
Rekaman menyedihkan itu menunjukkan gadis kecil berusia tujuh dan sembilan tahun mengenakan mantel hangat dan topi wol dan memeluk seorang wanita yang diyakini adalah ibu mereka.
Diberitakan Metro.co.uk, Kamis (22/12/2016), seorang pria yang dilaporkan adalah ayahnya mengajar anak mereka tentang bagaimana cara melaksanakan serangan bom bunuh diri yang sukses.
Beberapa jam kemudian diyakini bahwa anak kecil berusia tujuh tahun masuk ke sebuah kantor polisi di Damaskus, meminta izin untuk menggunakan kamar mandi, lalu meledakan bom.
Dalam video berdurasi tiga menit, terlihat keluarga ini berada di depan bendera hitam dan putih untuk berpamitan. Wartawan Suriah melaporkan bahwa satu di antara anak-anak itu terkait dengan serangan di stasiun pada hari Jumat. Koran Al-Watan dalam laporannya menulis 'Seorang gadis kecil berusia tujuh tahun masuk kantor polisi dan membawa sabuk yang siap diledakkan dari jarak jauh.'
